Thursday, February 25, 2021

Blog, News

LIBURAN KE BALI, Siapkan Masker atau DENDA!

LIBURAN KE BALI, Siapkan Masker atau DENDA!

Newsletter EP – September 2020

Properti Official >

Gubernur Bali I Wayan Koster menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) No 46 Tahun 2020. Dalam pergub itu, warga yang tak menggunakan masker akan dikenai denda. Pergub No 46 Tahun 2020 itu mengatur ten- tang Penerapan Disiplin dan Upaya Penegakan Hukum Protokol Keseha- tan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

“Untuk menyadarkan agar mas- yarakat semakin tertib dan disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan demi kebaikan kita semua demi me- lindungi diri kita dan melindungi sa- habat atau kawan-kawan yang ada di sekitar kita ini merupakan instruksi dari bapak Presiden dan juga ment- eri dalam negeri yang dilaksanakan diseluruh indonesia termasuk di Bali,” kata Koster kepada wartawan, Rabu (26/8/2020). Koster menjelas- kan, pergub ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Pro- tokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Dis- ease 2019. Pergub ini akan disosial- isasikan selama 2 minggu.

“Ini akan kita sosialisasikan dalam waktu paling lama 2 minggu, karena ini harus segera diberlaku- kan secara efektif sejak diumum- kan hari ini,” ujar Koster. Sanksi bagi warga yang tak bermasker itu tertuang dalam bagian ‘sanksi administratif’ yang berbunyi: Membayar denda administratif sebesar Rp. 100.000 (Seratus ribu rupiah) bagi yang tidak menggu- nakan masker pada saat beraktivi- tas dan berkegiatan di luar rumah.

Newsletter EP – September 2020
Mencegahan COVID-19. Sanksi yang diberikan dari mulai denda Rp 1.000.000 hingga pem- bekuan sementara izin usaha.

Selain sanksi bagi warga yang tak bermasker, sanksi lain juga akan diberikan kepada pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau pen- anggung jawab tempat dan fasilitas umum yang tidak menyediakan sarana pencegahan COVID-19. Sanksi yang diberikan dari mulai denda Rp 1.000.000 hingga pem- bekuan sementara izin usaha. Selain sanksi, bagi warga maupun pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar pergub ini juga dapat dikenakan sanksi lainnya sesuai Awig-awig atau Pararem Desa Adat.

Dalam penerapan Pergub ini, Pem- prov Bali juga akan melibatkan TNI dan Polri untuk melakukan penga- wasan. “Selanjutnya yang akan melakukan pengawasan terhadap berlakunya pergub ini adalah adalah perangkat daerah yang ter- kait pemerintah di provinsi Bali dan juga kabupaten kota ada Satpol PP kemudian bersinergi dengan TNI Polri juga dengan satgas gotong royong desa adat dan komponen masyarakat lainnya,” tegas Koster.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *